Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

18 Nilai Karakter Dalam pembelajaran Berdasarkan Kementerian Pendidikan Nasional

Pendidikan  dan nilai karakter yang telah dirumuskan Kementerian Pendidikan Nasional (2010)

Pendidikan karakter begitu penting bagi para peserta didik untuk membangun bangsa ini menjadi lebih baik.


sumber http://dedi26.blogspot.com

Oleh sebab itu, Kemendiknas telah merumuskan 18 nilai karakter yang akan ditanamkan dalam diri peserta didik sebagai upaya membangun karakter bangsa. 

Mungkin nilai-nilai ini akan berbeda dengan kementerian-kementerian lain yang juga menaruh perhatian terhadap karakter bangsa.

18 nilai karakter versi kemendiknas 

Berikut ini ada 18 nilai karakter versi Kemendiknas sebagaimana tertuang dalam buku Pengembangan Pendidikan Budaya Antar Bangsa yang disusun Kemendiknas melalui badan penelitian.

Pertama, religius. Ketaatan dan kepatuhan dalam memahami laksanakan ajaran agama yang dianut, termasuk dalam hal ini adalah sikap toleran terhadap pelaksanaan ibadah agama lain serta hidup rukun dan berdampingan. 

Kedua, jujur. Sikap dan perilaku yang mencerminkan kesatuan antara pengetahuan, perkataan sehingga menjadikan orang yang bersangkutan Sebagai pribadi yang dapat dipercaya. 

Ketiga, toleransi. Sikap dan perilaku yang mencerminkan pengharapan terhadap perbedaan agama, aliran kepercayaan, suku, adat, bahasa, ras, etnis, pendapat, dan hal-hal yang berbeda dengan dirinya secara sadar dan terbuka serta dapat hidup tenang di tengah-tengah perbedaan tersebut.

Keempat, disiplin. Kebiasaan dan tindakan yang konsisten terhadap segala bentuk peraturan atau tata tertib yang berlaku.

Kelima, kerja keras. Perilaku yang menunjukkan upaya secara sungguh-sungguh dalam menyelesaikan berbagai tugas, permasalahan, pekerjaan dan lain-lain dengan sebaik-baiknya. 

Keenam, kreatif. Sikap dan perilaku yang mencerminkan inovasi dalam berbagai segi dalam memecahkan masalah, sehingga selalu menemukan cara-cara baru, profil baru yang lebih baik dari sebelumnya.


sumber
https://student-activity.binus.ac.id

Ketujuh, mandiri. Sikap dan perilaku yang tidak tergantung pada orang lain Uraikan berbagai tugas maupun persoalan. Dalam hal ini boleh melakukan kerjasama, tetapi tidak boleh melemparkan tugas dan tanggung jawabnya kepada orang lain.

Kedelapan, demokratis. Sikap dan cara berpikir yang mencerminkan persamaan hak dan kewajiban secara adil dan antara dirinya dengan orang lain.

Kesembilan, rasa ingin tahu. Yakni cara berpikir, sikap dan perilaku yang mencerminkan pemasaran dan keingintahuan terhadap segala hal yang dilihat, yang dipelajari secara lebih mendalam.

Kesepuluh, semangat kebangsaan atau nasionalisme. Yakni sikap dan tindakan yang menempatkan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi atau individu dan golongan. 

Kesebelas, cinta tanah air. Yakni sikap dan perilaku yang mencerminkan rasa bangga, peduli dan penghargaan yang tinggi terhadap bahasa, budaya, ekonomi, politik dan sebagainya.

Kedua belas, menghargai prestasi. Yakni sikap terbuka terhadap prestasi orang lain dan mengakui kekurangan diri sendiri tanpa mengurangi semangat berprestasi yang lebih tinggi. 

Ketiga belas, komunikatif. Senang bersahabat atau proaktif, yakni sikap dan tindakan terbuka terhadap orang lain melalui komunikasi yang santun sehingga tercipta kerjasama secara kolaboratif dengan baik.

Keempat belas, cinta damai. Sikap dan perilaku yang mencerminkan suasana damai, aman, tenang dan nyaman atas kehadiran dirinya komunitas atau masyarakat tertentu.

Kelima belas, gemar membaca. Yakni kebiasaan dengan tanpa paksaan untuk menyediakan waktu secara khusus guna membaca berbagai informasi, jurnal, majalah, koran, dan sebagainya.

Keenam belas, peduli lingkungan. Yakni sikap dan tindakan yang selalu berupaya menjaga dan melestarikan lingkungan sekitar.

Ketujuh belas, Peduli sosial. Yakni sikap dan perbuatan yang mencerminkan kepedulian orang lain maupun masyarakat yang membutuhkannya.

Kedelapan belas, tanggung jawab. Yakni sikap dan perilaku seseorang dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya yang berkaitan dengan diri sendiri, sosial, masyarakat, bangsa, negara maupun agama.

Demikianlah ke 18 nilai karakter yang dicanangkan Kemendiknas dalam upaya karakter bangsa melalui pendidikan di sekolah. 

Meskipun 18 nilai karakter di atas mirip dengan 36 butir Pancasila maupun P4, tetapi setidaknya Ada kemasan baru sehingga lebih menarik. 

Oleh karena itu, 18 nilai karakter itulah yang harus di internalisasikan ke dalam semua mata pelajaran Melalui strategi pembelajaran aktif dan menyenangkan.


Sumber Referensi:

Suyadi, Strategi pembelajaran Pendidikan karakter, (Bandung: PT Remaja Rosdakarya,2015).



Education_Blog
Education_Blog Teacher yang menyukai hal-hal unik dan tantangan, terutama tantangan hidup "hehehe."

Posting Komentar untuk "18 Nilai Karakter Dalam pembelajaran Berdasarkan Kementerian Pendidikan Nasional"