Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Pengaruh Pergaulan terhadap Sikap, Perilaku dan Karakter Anak

 Pengaruh pergaulan bagi sikap dan perilaku seorang anak, pergaulan yang buruk merusak kebiasaaan yang baik.

Pergaulan sangat penting bagi pertumbuhan dan perkembangan kepribadian serta cara berpikir seorang anak, tanpa pergaulan maka membuat mereka "kuper" dan tidak memilki teman. Jadi, bergaul dan berinteraksi dengan semua orang itu sangat penting.

anak-anak bermain bersama
www.pexels.com/@Archie Binamira

Pergaulan memberikan peranan yang sangat baik bagi perkembangan dan pertumbuhan seorang anak, karena manusia tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Akan tetapi, pergaulan juga bisa memberikan dampak yang negatif kepada anak.

Dengan demikian, peran orang tua sangat penting sekali dalam memberikan pengawasan, pembinaan serta pendidikan kepada  anak-anak, supaya mereka tumbuh dewasa dengan memiliki akhlak dan budi pekerti yang baik.

Pengaruh pergaulan terhadap konsep berpikir anak.

Pergaulan membuat dunia seorang anak begitu bahagia, mereka bermain bersama, bercanda, bertengkar dan berteman kembali. Dunia mereka begitu indah dan menyenangkan. 


sumber: https://mommyasia.id

Mereka akan saling memberi semangat, saling mendukung, saling mempercayai dan bahkan mereka begitu saling peduli, seperti halnya sahabat sejati. Dalam interaksi dalam pergaulan inilah konsep berpikir mereka bertumbuh dan berkembang.

Mereka memiliki solidaritas yang tinggi, saling percaya, bahkan ada beberapa kasus mereka lebih percaya kepada teman-teman mereka sendiri, dari pada percaya kepada orang tuanya. 

Apabila pergaulan mereka adalah pergaulan dalam hal yang baik, tentu bisa membangun dan membentuk konsep berpikir yang baik; misalnya mereka saling peduli, saling membantu, suka berbagi dan lain-lain.

Namun apabila pergaulan mereka adalah pergaulan yang buruk, seperti suka berkelahi, tawuran, suka "mabok", dan melakukan tindakan-tindakan kekerasan tentu akan membuat konsep berpikir mereka menjadi tidak baik.

Mereka akan tumbuh dan besar hanya memikirkan diri sendiri, tidak peduli terhadap orang lain, dan berpikir bahwa dirinya dan kelompoknya adalah yang paling benar. Sehingga tidak heran apabila banyak "geng" dimedia sosial yang beranggotakan anak-anak remaja. 

Menurut cara berpikir mereka, menyakiti dan melukai orang lain adalah suatu kebanggaan, dimana mereka merasa hebat. Oleh sebab itu, penting sekali bagi orang tua untuk memantau dan mengawasi pergaulan anak-anaknya.

Pengaruh pergaulan terhadap sikap dan perilaku anak.

Pergaulan memang bisa memberikan dampak yang baik terhadap sikap dan perilaku seorang anak. Akan tetapi, pergaulan juga bisa berdampak tidak baik bagi sikap dan perilaku seorang anak. Jadi, ada pergaulan yang memberikan dampak yang baik dan ada juga pergaulan yang memberikan dampak yang buruk.


sumber: https://m.kaskus.co.id

Lalu apa yang harus dilakukan oleh orang tua? hal ini kadang memberikan dilema kepada orang tua, ada yang begitu protektif kepada anak-anak mereka, tetapi ada juga yang biasa-biasa saja, hal ini tergantung dari wawasan dan pengetahuan dari orang tua sendiri.

Sebaiknya, orang tua tidak melarang anak-anaknya untuk berteman dan bergaul dengan teman-teman sebayanya. Orang tua perlu memberikan kepercayaan dan tanggung jawab kepada mereka serta pemahaman tentang pergaulan yang baik supaya mereka dapat belajar untuk bertanggung jawab.

Memberikan kepercayaan adalah langkah penting dalam mendidik anak, ingatlah bahwa mereka adalah anak-anak yang terus bertumbuh dan nantinya akan menjadi orang dewasa, merekapun ingin diterima dan dipercaya seperti halnya orang dewasa.

Kepercayaan yang dimaksud disini adalah kepercayaan yang bertanggung jawab, orang tua harus tetap mengawasi, dan membimbing mereka, supaya pergaulan mereka tetap dapat dikontrol dan diketahui oleh orang tua.

Pengaruh lingkungan tentu akan memberikan dampak yang sangat besar kepada anak-anak, terutama dalam hal sopan-santun, tata krama dan tingkah laku. Pergaulan yang tidak baik dan tidak terkontrol oleh orang tua akan membentuk sikap dan perilaku anak menjadi tidak baik.

Jadi, sebelum terlanjur dan terjerus kepada pergaulan yang buruk, didiklah dan bimbinglah anak-anak dengan baik, supaya mereka tumbuh dan hidup dengan menaati nilai-nilai dan norma-norma yang baik ditengah-tengah masyarakat, dan tentunya meyakini dan melakukan nilai-nilai spiritualnya.

Pengaruh kehidupan keluarga terhadap karakteristik anak.

Karakter menurut kamus besar bahasa indonesia adalah sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti seseorang. Karakter juga bisa diartikan sebagai tabiat atau sifat dasar seseorang. Melihat penting sebuah karakter dalam kehidupan kita, seharusnya pendidikan anak menjadi proiritas utama bagi orang tua.

Waktu terbanyak dihabiskan oleh anak-anak dengan keluarga, seharusnya hal ini menjadi sebuah momen yang penting dalam membangun kebersamaan, membina dan membimbing dan menanamamkan nilai-nilai karakter yang baik kepada mereka.

Lingkungan keluarga harus menjadi tempat yang nyaman, aman serta membahagiakan bagi anak-anak, bukan malah sebaliknya, keluarga justru mencontohkan dan memperlihatkan sikap dan perilaku yang buruk. Misalnya, menunjukkan pertengkaran, caci-maki, serta hujatan  kepada anak-anak.

Keluarga adalah tempat bagi anak-anak untuk belajar banyak hal, terutama belajar tentang saling menghormati, saling menghargai, peduli terhadap orang lain, saling memaafkan, saling mengasihi, saling berbagi dan lain sebagainya.

Karakter yang buruk pada anak-anak, biasanya disebabkan oleh keluarga yang tidak harmonis, misalnya adanya pertengkaran, perselisihan, perceraian dan lain sebagainya. Keluarga broken home menjadi penyebab utama anak-anak tidak memiliki karakter yang baik.

Dalam budaya indonesia, karakter dan attitude adalah hal yang paling utama, dan merupakan fondasi dasar yang harus dimiliki oleh semua orang.










Education_Blog
Education_Blog Teacher yang menyukai hal-hal unik dan tantangan, terutama tantangan hidup "hehehe."

Posting Komentar untuk "Pengaruh Pergaulan terhadap Sikap, Perilaku dan Karakter Anak"