Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Tips dan Cara memberikan Nasehat Tanpa Harus Marah Kepada Anak

Tips dan cara memberi nasehat tanpa harus marah kepada anak. Memberi nasehat adalah tugas orang tua, sehingga penting sekali untuk membedakan nasehat atau sedang marah.

Memberi sebuah nasehat adalah hal yang baik, terutama memberi nasehat bagi anak-anak, supaya bisa menjadi orang-orang yang bertanggung jawab dan menjadi anak yang baik.

Orang tua marah kepada anak
sumber http://www.teen.co.id

Sebuah nasehat itu begitu penting, banyak orang tua yang memberi nasehat dengan cara yang tidak tepat, sehingga nasehat tersebut sering diabaikan oleh anak-anak.

Memberi nasehat dengan marah-marah itu berbeda, apabila menggabungkan "nasehat dan "marah" maka pesan nasehat tidak akan diterima oleh anak,  yang mereka lihat adalah orang tua yang sedang marah.

Oleh sebab itu, memberi nasehat dan marak kepada anak adalah dua hal yang berbeda, orang tua harus memahami hal ini.

Memberi nasehat atau marah

Sebelum memberi sebuah nasehat, pikirkan terlebih dahulu, apa yang ingin kamu lakukan kepada anak. Jika ingin marah, maka marahlah terlebih dahulu. Namun apabila ingin memberikan nasehat maka persiapkanlah dengan baik.


ibu memarahi anaknya
sumber https://www.klikdokter.com

Perlu dimengerti bahwa memberi nasehat dan bisa dimengerti oleh anak adalah hal yang sulit-sulit mudah. Artinya nasehat yang diberikan harus tepat dan bisa dimengerti oleh anak, jika tidak tepat maka seorang anak cenderung mengabaikan nasehat tersebut.

Apabila sudah bisa menentukan mana yang harus dilakukan, marah atau memberi nasehat, maka pikirkan dengan baik, apakah nasehat yang diberikan akan berdampak kepada perubahan perilaku anak kearah yang lebih baik.

Apabila menentukan untuk marah kepada anak, maka perlu dipikirkan apa akibatnya kepada anak tersebut, supaya orang tua bisa menentukan sikap yang tegas, disiplin dan terukur.


sumber https://www.klikdokter.com

Nasehat harus dibarengi dengan teladan hidup yang baik dari orang tua. Apabila orang tua merokok, maka jangan memberi nasehat kepada anak untuk tidak merokok. Karena apabila demikian, maka seorang anak akan cenderung mengabaikan nasehat dari orang tuanya.

Didiklah seorang anak dengan baik, yaitu tanpa dengan kekerasan. Mendidik anak dengan kekerasan fisik bisa menimbulkan luka batin dan kebencian kepada orang tuanya. Hal ini bisa berbahaya, apabila ia tidak bisa memaafkan, maka biasanya mereka akan menelantarkan orang tuanya ketika sudah tua.

Cara memberi nasehat yang baik kepada anak 

Nasehat adalah ilmu yang tak lekang oleh waktu, nasehat dari orang yang bijaksana bisa dikenang sepanjang hayat, yaitu tidak terlupakan.

Nasehat yang baik tentu bukan dengan marah-marah, tetapi dengan kewibawaan, kelembutan dan dengan keteladanan.

Orang yang berwibawa dan memiliki integritas yang baik, maka akan lebih banyak didengar nasehatnya dari pada orang yang suka mabuk dipinggir jalan. Oleh sebab itu, orang tua yang sedang memberi nasehat harus memiliki wibawa serta keteladanan hidup yang baik.

Berikut ini ada beberapa cara ketika memberi nasehat kepada seorang anak, diantaranya adalah sebagai berikut:

  • Menentukan waktu yang tepat. Ketika seorang anak telah melakukan kesalahan, maka orang tua harus memberikan nasehat kepadanya. Oleh sebab itu, orang tua harus memilih dan menentukan waktu untuk memanggil dan mengajak bicara anaknya. Dengan menentukan waktu, orang tua tidak sembarang berbicara, melainkan nasehat yang sudah disiapkan dengan baik.

  • Melatih anak berbicara jujur. Apabila seorang anak melakukan kesalahan, maka jangan langsung disalahkan. Orang tua harus memanggil dan berbicara kepadanya dengan baik, tanyakan kepada anak, kesalahan apa yang sudah kamu lakukan. Dengan begitu, kita sedang memberi nasehat dan juga mengajarkan tentang kejujuran.
  • Memberi kepercayaan kepada anak. Memberikan kepercayaan kepada anak adalah hal yang sangat penting. Ingatlah bahwa mereka akan bertumbuh menuju dewasa, dan bukan lagi anak-anak. Ketika seorang anak melakukan kesalahan, didiklah mereka supaya tidak mengulainya lagi, tetapi tetap memberikan kepercayaan kepadanya. 
  • Mengajarkan tentang tanggung jawab. Memberi nasehat tentang tanggung jawab begitu penting bagi anak, supaya ketika dewasa, ia bisa  dipercaya serta bertanggung jawab. Apabila anak lalai dalam melakukan tugas dan tanggung jawabnya, maka tanyakan alasannya. Jika alasannya jelas orang tua tidak perlu marah, melainkan dapat memberikan tugas yang baru kepadanya, supaya ia menjadi orang yang bertanggung jawab.
Dengan memberikan nasehat yang baik dan tepat, maka seorang anak anak bertumbuh dengan kepercayaan diri, karena sudah terbiasa diberi tugas dan tanggung jawab di rumah. 

Sifat jujur dan bertanggung jawab akan membekali mereka dalam mengerjakan banyak hal, terutama dalam melaksanakan tugas-tugasnya disekolah. 

Dengan melatih mereka sejak dini tentang nilai-nilai dan tata krama yang baik, orang tua tidak perlu marah-marah lagi terhadap sikap dan perilaku anak-anaknya. Karena didikan yang baik akan menghasilkan karakter dan kepribadian yang baik pula.

Dengan demikian, suasana keluarga akan menjadi nyaman, damai dan tentunya bahagia.



























Education_Blog
Education_Blog Teacher yang menyukai hal-hal unik dan tantangan, terutama tantangan hidup "hehehe."

Posting Komentar untuk "Tips dan Cara memberikan Nasehat Tanpa Harus Marah Kepada Anak"