Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Widget HTML #1

Keluarga Dengan Ekonomi Rendah, Bagaimana Dampaknya Terhadap Tanggung Jawab Mendidik Anak?

Keluarga dengan ekonomi rendah, dan tanggung jawabnya dalam mendidik anak.

Sosial ekonomi sangat memberikan dampak yang besar terhadap pola pendidikan anak, keluarga dengan ekonomi menengah keatas tentu bisa memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anaknya.

www.hipwee.com

keluarga dengan ekonomi cukup dapat lebih fokus dalam memberikan pengawasan, kebersamaan, pendidikan kepada anak-anak, namun tak dapat dipungkiri, bahwa tidak semua keluarga yang berkecukupan juga dapat mendidik anak-anaknya dengan baik.

Apabila berbicara tentang mendidik anak, maka akan banyak ditemukan faktor-faktor yang sangat mempengaruhi keluarga-keluarga gagal dalam mendidik anak. 

Artinya bahwa, baik keluarga yang berkecukupan maupun keluarga yang sederhana sama-sama memiliki kegagalan dalam mendidik anak. 

Hal ini terbukti, bahwa ada anak-anak yang mencuri dan melakukan aksi kejahatan karena membutuhkan uang dan berasal dari keluarga sederhana. Namun sebaliknya, ada juga anak-anak dari keluarga yang berkecukupan juga melakukan aksi kejahatan yang melanggar hukum.

Oleh sebab itu, dalam kesempatan ini penulis sedang mengamati dan mencoba untuk menjelaskan, bagaimana peran keluarga dengan ekonomi yang rendah dalam mendidik dan menanamkan nilai-nilai moral yang baik.

Keluarga dengan ekonomi yang rendah

Keluarga dengan sosial ekonomi rendah biasanya selalu fokus untuk bekerja dan mencari nafkah. Kebutuhan keluarga yang meningkat dan penghasilan mereka terkadang tidak bisa mencukupi kebutuhan sehari-sehari.

Keluarga dengan sosial ekonomi yang rendah juga rata-rata tidak mampu menyekolahkan anak-anaknya kejenjang yang lebih tinggi. Ada banyak anak-anak mereka putus sekolah, karena tidak ada biaya dan juga harus membantu keluarga.

Biasanya, keluarga dengan ekonomi yang rendah kurang memperhatikan masa depan anak-anaknya, hal ini dengan membiarkan anak-anak mereka putus sekolah.

Di Indonesia sendiri, angka kemiskinan masih cukup tinggi, hal ini terjadi karena banyak faktor, diantaranya adalah pendidikan yang rendah dan tidak memiliki kemampuan atau skill, sehingga tidak mampu bersaing dengan pekerja-pekerja yang lain.

Dalam hal ini, penulis tidak merendahkan keluarga dengan ekonomi yang rendah, tetapi ingin mencari solusi dan membuat pemerintah bertanggung jawab terhadap rakyaknya yang sebagian besar masih hidup dalam kemiskinan.

Apabila banyak anak-anak yang putus sekolah dan mereka hanya bekerja serabutan, lalu bagaimana dengan masa depan mereka?

Keluarga-keluarga dengan ekonomi yang rendah, memang membutuhkan bantuan pemerintah, terutama dalam menciptakan lapangan pekerjaan yang baru. 

Kesibukan mereka dalam bekerja dan memenuhi kebutuhan sehari-hari, terkadang membuat mereka tidak fokus dan kurang memperhatikan anak-anaknya. 

Tanggung jawabnya dalam mendidik anak

Tanggung jawab mendidik anak adalah tugas orang tua. Meraka tidak boleh mempercayakan pendidikan tersebut kepada orang lain, karena mendidik dan membesarkan anak-anak adalah tugas utama dari orang tua.

Tanggung jawab dalam mendidik dan membesarkan anak merupakan tugas yang berat, hal ini membutuhkan waktu dan juga keterampian serta kesabaran. 

Orang tua yang sibuk dan dipusingkan dengan kebutuhan hidup sehari-hari tentu saja tidak memiliki waktu yang cukup untuk memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak, karena yang ada dipikiran mereka adalah mencari uang supaya dapat bertahan hidup.

Banyak anak-anak yang terlantar, menjadi anak jalanan dan lain sebagainya karena tidak mendapatkan perhatian dan pendidikan yang baik didalam keluarga. 

Oleh sebab itu, mendidik anak harus menjadi perhatian utama bagi orang tua, apabila hal ini gagal dilakukan, maka akan memberikan dampak yang signifikan kepada anak-anak di masa depan.

Jadi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh orang tua, supaya dapat bertanggung dalam memberikan pendidikan kepada anak-anak, diantarnya adalah sebagai berikut:
  • Pertama, orang tua harus menyadari bahwa mendidik anak merupakan hal yang terpenting, pendidikan anak hari ini sangat menentukan bagaimana sikap dan perilaku mereka dimasa mendatang.
  • Kedua, kenakalan anak-anak sangat dipengaruhi oleh keluarga, kurangnya kasih sayang, perhatian dan rasa nyaman dirumah bisa menyebabkan mereka salah bergaul. Jika hal itu terjadi, mereka akan mencari dan menemukan rasa nyaman serta kasih sayang tersebut melalui pergaulan, padahal tidak semua pergaulan memberikan dampak yang baik.
  • Orang tua harus memberikan waktu dan menjadi sahabat bagi anak-anaknya. Anak-anak remaja biasanya membutuhkan sahabat dan ingin dianggap seperti halnya orang dewasa. Oleh sebab itu, orang tua harus meluangkan waktu dan menjadi sahabat bagi anak-anaknya.
  • Keluarga adalah tempat pendidikan yang pertama dan utama bagi anak-anak. Orang tua harus mengerti dan memahami bahwa anak-anak belajar banyak hal melalui orang tua. Mereka belajar mendengar, berkata-kata, peduli, menghormati dan bahkan marahpun mereka juga belajar dari orang tua.
Jadi, keluarga merupakan tempat pertama dan utama bagi pendidikan anak, baik keluarga yang sederhana maupun keluarga kaya, mereka sama-sama bertanggung jawab penuh dalam mendidik anak.

Dengan demikian, orang tua diharapkan tidak lalai dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya meskipun harus sibuk bekerja. Apa yang orang tua ajarkan hari ini, akan menentukan bagaimana mereka bersikap dimasa depan.











Education_Blog
Education_Blog Teacher yang menyukai hal-hal unik dan tantangan, terutama tantangan hidup "hehehe."

Posting Komentar untuk " Keluarga Dengan Ekonomi Rendah, Bagaimana Dampaknya Terhadap Tanggung Jawab Mendidik Anak?"